CeritaAnakBunda.com - Cerita Parenting Bunda

Avent Manual VS Mebby Manual (Riview Breastpump)

Sebuah kejadian di luar dugaan membuat saya harus mengucapkan selamat tinggal kepada BP Avent manual yang selama ini menjadi senjata andalan dalam memeras ASI. Saya pun memakai BP dengan merk lain yaitu Mebby. So, ternyata merk ini memang merupakan merk baby stuff yang desain dan warnanya lucu-lucu. Akan tetapi, BP Mebby tidak sepopuler BP Avent atau Medela yang kesohor di kalangan ibu-ibu. So, saya akan coba meriview kedua BP manual yang sudah saya pakai tersebut. Mungkin bisa menjadi rujukan bagi para mom yang sedang hunting BP.

Avent Manual Breastpump (PP)

Avent_Manual_Breast_Pump

Sejak awal, saya memang memilih untuk menggunakan pompa jenis manual dengan berbagai pertimbangan. Salah satunya agar tidak tergantung pada listrik dan baterai sehingga bisa pumping di mana saja. Setelah membaca beberapa review, akhirnya saya memilih Avent Manual Breastpump karena menurut pengalaman para ibu kalau pompa ini sangat nyaman saat digunakan. Pada awal pemakaian, saya merasa kecewa menggunakan pompa ini. Bukan karena tidak nyaman dipakai tapi karena ASI yang keluar hanya sedikit, hanya 20 ml. Akhirnya, setelah terus dipakai ASI yang berhasil diperah pun terus meningkat volumenya hingga rata-rata 1 PD sekitar 80 ml. Akan tetapi, jumlah tersebut stuck di angka itu. Gemes banget, padahal kebutuhan ASIP sangatlah banyak.

Menurut saya, Avent Manual Breastpump ini sangat nyaman digunakan. Sama sekali tidak membuat putting sakit. Bentuknya yang mungil membuat saya bisa menyatukannya dengan botol ASIP di cooler bag yang tidak terlalu ringkas. Jika dibandingkan dengan BP Tomtip, masih sangat efisien Avent. Bahkan, saat pumping saya tidak harus menutupi seluruh badan karena bentuknya yang kecil sehingga tidak terlalu kentara saat digunakan. Berbeda dengan teman saya yang menggunakan Tomtip, dia harus menutup seluruh badan karena corong Tomtip yang besar. Selain itu, BP Tomtip memakan tempat karena ukurannya yang lumayan besar sehingga harus ditempatkan terpisah dari cooler bag. Selama pemakaian, saya merasa nyaman dengan BP Avent ini. Saat dibersihkan pun mudah karena bagian-bagiannya mudah dilepaskan dan saat disterilisasi di sterilizer tidak memakan banyak tempat hingga bisa disatukan dengan botol-botol kaca ASIP. Kelemahan BP ini, saat digunakan ASI sering tumpah dan terselip di bantalan empuknya. Sehingga ASI sering terbuang. Hiks…sayang banget.

(+)

nyaman digunakan

ukuran kecil sehingga efisien disimpan di coolerbag

tuasnya tidak bikin pegal

(-)

harganya masih lumayan mahah untuk BP manual

Mebby Breastpump

meby

Breastpump kedua yang saya pakai yaitu Mebby Breastpump. Keputusan saya membeli BP ini karena rayuan SPG yang mengatakan bahwa BP Mebby ini berbeda cara kerjanya dengan kebanyakan BP yang dijual di Indonesia. BP Mebby ini menggunakan sistem suntik sehingga tidak membuat putting tersedot ke dalam corong pompa. Menurut SPG, selain Mebby , dr. Browns pun mengeluarkan breastpump model ini. Sayangnya, pompa dari dr. Browns belum ada di pasaran. So, tertariklah untuk mencoba BP ini.

Setelah saya coba, ternyata BP Mebby ini tidak senyaman BP Avent. Terutama saat tuas ditarik, sangat tidak nyaman karena keras sehingga membuat punggung jempol menjadi merah. Selain itu, mudah pegal karena memang tuasnya yang keras. Selain itu, ukurannya yang besar membuat BP ini tidak efisien untuk disimpan di coolerbag bersama botol ASIP. Sehingga harus ada wadah penyimpanan khusus yang terpisah. Bagian-bagian dari BP ini tidak mudah dilepas sehingga agak sulit dibersihkan. Bahkan, ada bagian yang memang tidak bisa dilepas. Saat disterlisasi pun memakan banyak tempat di sterilizer sehingga harus dipisahkan saat proses sterilisasi. Untuk tarikan saat pumping, hasilnya sama saja dengan Avent. Jadi, tidak terlalu mencolok perbedaannya.

Setelah menggunakan BP Mebby ini, rasanya ingin balik lagi ke BP Avent Manual. Tapi, sepertinya harus nabung dulu karena harganya yang jauh lebih tinggi dari BP manual lainnya.

(+)

harga sesuai

desainnya menarik

(-)

ukuran besar

kurang efisien disimpan di coolerbag sehingga perlu tempat yang berbeda

plastik botolnya tipis dan besar, kurang meyakinkan