CeritaAnakBunda.com - Cerita Parenting Bunda

Si Mungil Medela Mini Plus (Riview Breastpump Elektrik)

minel-plus

Sebelumnya tidak pernah terlintas dalam pikiran saya untuk menggunakan breast pump elektrik. Saya tidak pernah tertarik untuk menggunakan breast pump elektrik. Akan tetapi, stok asi yang kejar-kejaran (hari ini pompa untuk besok) membuat saya blingsatan karena sehari saya hanya bisa menghasilkan rata-rata 3 botol. Dapat 4 botol itu adalah kelangkaan. Sebenarnya, PD belum terasa kosong tapi ASI udah nggak keluar walaupun dipompa sampe pegel. Akhirnya, pengasuhnya Fathan kasih saran untuk pakai pompa elektrik.

Awalnya saya menolak ide itu dengan banyak alasan, salah satunya harus beli lagi BP elektrik yang harganya lebih mahal. Tapi, terus kepikiran juga karena khawatir nggak bisa memasok ASIP untuk Fathan. Akhirnya, memutuskan untuk rental dulu biar kalau tidak kecewa kalau udah terlanjur beli. Saya pun hunting BP elektrik yang recommended. Banyak yang cocok pake medela swing. Sebenarnya saya pengen coba pake BP elektrik yang double pump. Keluaran baru dari Medela adalah Medela Swing Maxi. Tapi, belum banyak direntalin. Akhirnya memutuskan untuk rental medela swing-nya dulu. Dengan pertimbangan kalau medela swing cocok berarti medela swing maxi cocok.

Tapi, ternyataaa....  hampir di semua rental, medela swing not available. Waaah, bingung juga. Akhirnya,  akudanmama.com kasih kabar kalau medela mini plus sedang available. Ya sudah, akhirnya sewa minel plus itu. Pas barangnya datang, seneng banget karena ternyata minel plus ini motornya ringan banget. Selain itu printilannya dikit. Jadinya, nggak repot saat cuci steril. Oh iya, produk medela nggak boleh disteril pake mesin ya, itu tertulis di manual book-nya. Cukup dicuci dengan air sabun hangat. Terus, kalau saya lanjut direndem pake air mendidih.

Pertama kali coba, minel plus ini langsung suka karena ASIP yang dihasilkan cukup banyak. Waah, besoknya bawa ke kantor. Langsung surprise karena pulang bisa bawa 5 botol ASIP untuk Fathan. Waktu pompa pun sebentar, cukup 10 menit udah beres dua PD. Selain itu, tangan nggak pegel. Hahaha...senangmya pakai minel plus walaupun kekurangannya, suaranya berisik. Tapi, Fathan anteng aja tidurnya saat si Bunda pompa pake minel plus yang suaranya kayak mesin pemotong rumput itu. Saya pun searching minel plus dan harganya tidak terlalu tinggi, masih di bawah 2 jutaan. Tapi, sayangnya, BP minel plus ini udah discontinue. Hikss...jadi udah nggak ada barang barunya. Hadeuuuhhh...

Saya suka pakai minel plus ini, LDR-nya cepet dan tarikannya kuat jadi keluar ASI-nya banyak. Saya memutuskan cocok pakai medela.

(+)

-          Motornya ringan

-          Bentuknya kecil dan efisien untuk dibawa-bawa

-          Printilannya sedikit (cuma ada tiga bagian yang dicuci steril: botol, corong, membran)

-          Tarikannya kuat bikin cepet LDR

 

(-)

- suaranya berisik

- tidak closed system, jadi ada kemungkinan asi masuk ke motor

 

Akhirnya, saya memutuskan dengan berat hati untuk pesan medela swing maxi. Kenapa berat hati, karena medela swing maxi ini harganya di atas 2 jutaan. Hiks...bikin tabungan jebol, ini mah. Saya pun pesan dan ternyata swing maxi ini kosong dan nggak tau kapan adanya. Buka thread Breastpump experience di TUM, ternyata si swing maxi ini memang sudah lama menghilang. Padahal, banyak yang kasih riview cocok pake swing maxi, dapat ASIP banyak, nggak sakit di PD, dan nggak berisik. Waduh, bikin kepala makin pusing aja. Akhirnya, nemu unimom forte, BP elekrtik double pump dari unimom. Harganya jauh lebih murah daripada swing maxi. Awalnya agak ragu juga tapi berhubung kondisi udah mepet akhirnya, pesan juga. Kalau unimom forte, barangnya ready. Nanti riview-nya nyusul, yaa.