CeritaAnakBunda.com - Cerita Parenting Bunda

Sukses Berpuasa dan Menyusui

Dua bulan menjelang bulan Ramadhan, saya sudah merasa cemas karena menurut cerita para busui jika berpuasa maka produksi ASI akan menurun dan rasa ASI pun menjadi tidak enak. Sementara itu, saya masih dalam kondisi kejar target stok ASI.  Saya pun bertekad untuk ingin sukses berpuasa dan menyusui sehingga menabung ASI untuk stok selama bulan Ramadhan karena saya ingin tetap melaksanakan ibadah shaum.

Ternyata sulit banget menabung ASI buat bulan Ranadhan karena kebutuhan Fathan meningkat. Tabungan ASI selalu terpakai hingga tinggal beberapa botol. Rasa khawatir terus membayangi. Alhamdulillah, saya menemukan artikel tentang menyusui selama bulan Ramadhan di sini. Dalam artikel itu disebutkan bahwa walaupun berpuasa, produksi ASI tidak akan menurun asalkan ibu menyusui tetap mengatur pola makan yang sehat. Selain itu, porsi asupan makan tetap sama seperti saat tidak berpuasa. Jadi, saat malam hari, ibu menyusui harus makan tiga kali sehari seperti halnya makan pada siang hari. Artikel itu membuat saya bersemangat untuk berpuasa di bulan Ramadhan. Tapi, masih ada satu kekhawatiran yaitu rasa ASI yang kurang enak. Saya khawatir, Fathan tidak suka dengan ASI jika berpuasa. Akhirnya saya melakukan afirmasi ke Fathan. Berulang-ulang saya katakana ke Fathan, kalau saya akan berpuasa dan Fathan harus mau mimic ASI bunda. Setiap saat kalimat afirmasi itu saya ucapkan.

Hari pertama bulan Ramadhan, saya coba berpuasa. ASI yang dihasilkan hari itu berkurang tapi tidak banyak. Alhamdulillah, kekhawatiran saya hilang. Keesokan harinya, ASI itu diberikan ke Fathan. Alhamdulillah, Fathan mau. Waaah, senangnya. Jadi, makin sayang dan kagum deh sama Fathan yang tetap mau mimi'Fathan-mimi-susu ASI bunda yang puasa. Tidak mengeluh padahal jatah ASI-nya berkurang. Subhanallah, bayi itu memang pintar, ya.

Program puasa di bulan Ramadhan pun jalan terus. Tapi, saya tetap ‘bocor’ juga karena situasi genting. Bocor pertama saat bangun kesiangan hingga tidak sahur. Bocor kedua, saat siang hari, badan tiba-tiba lemas, bibir kebiruan dan mata kuning. Wah, daripada pingsan dan sakit mending buka di tengah jalan dulu, deh. Alhamdulillah, sampai sekarang masih berpuasa. Mudah-mudahan bisa terus berpuasa sampai bulan Ramadhan berakhir. Amin.