CeritaAnakBunda.com - Cerita Parenting Bunda

Bunda Ingin Berbisnis




Saat ini Bunda masih berstatus karyawan alias setiap bulannya mendapat gaji tetap dari perusahaan tempat Bunda bekerja. Namun, seringkali tebersit dalam benak Bunda untuk memiliki bisnis sendiri. Alasannya ingin bisa menghasilkan uang namun waktunya fleksibel sehingga bisa menemani anak-anak tumbuh.

Bunda pernah menjalankan bisnis MLM yang memang tidak mengharuskan Bunda memiliki modal yang besar. Namun, mungkin memang jiwa kewirausahaan Bunda masih harus dipupuk, setahun pertama masih semangat dan tahun kedua mulai melempem. Alasannya klise yaitu hamil dan punya bayi. Bunda sampai mikir, menjalankan bisnis MLM aja semangatnya kendor gimana kalau punya bisnis sendiri, ya?

Salah satu bisnis yang menarik minat Bunda adalah bisnis frenchise yang menggunakan program kemitraan. Dengan program kemitraan tentunya, si pemilik bisnis tidak harus memulai semuanya dari nol. Minimal sudah ada panduan manajemen bisnis jelas yang tinggal diadopsi. Pemilik bisnis tidak harus pusing-pusing memikirkan pasokan barang yang akan dijual karena bisnis frenchise biasanya sudah menyediakan segala macam barang yang dibutuhkan untuk dijual. Bahkan pegawainya pun sudah mendapat training dari pusat sehingga si pemilik bisnis tidak perlu melakukan training kepada karyawannya.

Salah satu bisnis kemitraan yang menarik minat Bunda adalah Alfamart. Bermula dari kebiasaan Fathan yang membeli keperluan sehari-hari di sana. Bunda sampai berpikir, minimarket seperti Alfamart menyediakan berbagai kebutuhan sehari-hari sehingga ibu-ibu rempong seperti Bunda dapat dimudahkan. Lokasinya yang mudah terjangkau membuat pelanggan tidak kesulitan jika membutuhkan barang kebutuhan sehari-hari yang habis. Jujur, nih, Bunda kalau kehabisan susu dan popok instan, tinggal lari ke Alfamart. Jika uangnya tidak ada untuk membeli ukuran besar, bisa beli ukuran ekonomis.

Kehadiran minimarket dengan sistem frenchise memang sangat membantu sekali  buat Bunda yang seringkali tidak sempat pergi ke swalayan besar. Belanja ke minimarket tinggal lompat dan semua kebutuhan ada di sana. Minimarket juga menawarkan bisnis yang bisa dijalankan oleh semua orang dengan modal lebih terjangkau. Sepertinya memang bisnis seperti ini akan terus berkembang karena masyarakat banyak yang membutuhkannya. Tinggal bagaimana si pemilik brand terus berinovasi agar tidak kehilangan pelanggan. Misalnya dengan selalu memberikan promo-promo khusus dan kemudahan bagi pelanggannya.