CeritaAnakBunda.com - Cerita Parenting Bunda

Petualangan Seru Para Emak Menjelajahi Pabrik Nestlè Karawang




Petualangan Seru Para Emak Menjelajahi Pabrik NestlèKarawang.-- Apa menu andalan Bunda untuk si kecil? Hahahaha … kalau ditanya begitu, dengan malu-malu, Bunda akan bilang kalau Bunda itu ibu yang pemalas. Di tengah maraknya ibu-ibu yang superrajin menyajikan MPASI rumahan, saya malah memberikan bubur instan. Ada rasa bersalah karena belum mampu menyajikan MPASI rumahan yang sehat dan bergizi. Namun, rasa bersalah itu hilang saat berkunjung ke Pabrik Cerelac Karawang.Beruntung sekali Bunda dapat kesempatan berkunjung ke pabrik pembuat MPASI yang usianya sudah 150 tahun. Wow, Usianya 5 kali lipat usia Bunda. Info lengkapnya di sini ya...Pastinya waktu kecil, Bunda pun makannya Cerelac, sampai sekarang ding masih suka ngemil Cerelac, hehehehe ..
Bubur Cerelac kesukaan Fakhira


Bunda bersama duo mama gemess, Uwien dan Yasinta beragkat pukul 07.00 dari Bandung. Diantar oleh driver keren, Depi, petualang yang sudah berkeliling Indonesia. Hehehe … ssstt… Depi ini adiknya Yasinta, lho. Pantes aja wajahnya mirip, hehehe …

Selama perjalanan sempat terjadi drama heboh, lebih heboh daripada konflik di drama Korea, apa itu? Eng ing eng, hahahaha …kartu tol hilang.Waaaah, udah panik berat nih seisi mobil. Duuh, sampai kita berhenti di rest area dan mengobrak-abrik isi mobil. Alhamdulillah, akhirnya ketemu. Kami pun melanjutkan perjalanan.
Depi memang driver yang andal, hingga kami bisa sampai tepat pukul 09.00 di pabrik dengan logo sarang burung itu. Emak blogger dari Jakarta belum datang. Kami pun dipersilakan masuk duluan. Kami disambut oleh Mbak-Mbak Cantik berbaju putih berpadu cantik dengan celana warna khaki. Hehehe …sebenarnya ini dresscode yang harus dipakai para blogger juga. Berhubung si Bunda telat info, saltum deh, malah pakai atasan coklat susu dengan kerudung merah. Halaaah…sudahlah, yang penting Bunda masih bisa ikut jalan-jalan.

Sebelum acara dimulai, Bunda bareng duo mama gemess pun futu-futu kece dulu. Haiyaaah…mumpung enggak digandoli boca-bocah, futu sepuasnya, deeeh. Apalagi spot-spot untuk foto kece banget. Bikin betah. Tidak berapa lama rombongan Jakarta pun datang. Asyeeeek bisa kopdaran sama emak-emak blogger yang selama ini hanya bertemu di dunia maya. Seru banget bisa ketemuan sama emak-emak kece yang sudah banyak berprestasi di dunia blogger. Ketemu sama Mba Indri Noor juga, teman satu grup di arisan link. Senangnyaaaa..


Setelah semua puas foto-foto, kami pun duduk di tempat yang sudah disediakan. Acara pun dibuka oleh Mba Elizabeth Wairatta dari Nestlè. Mba cantik ini menjelaskan mekanisme dan peraturan yang harus kami patuhi selama jalan-jalan di pabrik. Kami sebaiknya mengikuti jalur yang sudah disediakan. Kami juga sebaiknya tidak sibuk dengan ponsel selama jalan-jalan karena bahaya banget kalau sampai jatuh di pabrik. Uuugh..pastinya sakit. 


Oh iya, Mbak Elizabeth juga menjelaskan tentang fasilitas karyawan yang disediakan Nestlè, ada masjid yang luas, sarana olahraga, dan ruang menyusui. Parik Cerelac Karawang ini sangat pro ASI, lho. Perusahaan memberikan waktu untuk karyawan memerah ASI. Bahkan, memberikan cuti selama 6 bulan sehingga karyawan perempuan di sini bisa memberikan ASI ekslusif. Hikss…ngiri banget, deh kalau inget perjuangan kasih ASI ekslusif ke Fakhira dan harus berhenti setelah 6 bulan. Syeediiihhh banget kalau ingat itu. Semua sudah berlalu yang penting Fakhira sehat, yaaa ….

Here we go… petualangan para emak pun dimulai. Ternyata Pabrik Cerelac Karawang sudah menyediakan Galeri Nestlè. Sehingga para pengunjung tidak harus terjun ke pabrik tapi bisa melihat proses pembuatan produk melalui galeri. Galeri tersebut berupa lorong panjang yang berada di lantai dua pabrik. Galeri didesain dengan sangat menarik. Begitu masuk, kami disuguhi pemandangan informatif berupa infografif Sejarah Nestlè. Buat yang belum tahu nih, Nestlè sudah ada di Indonesia sejak tahun 1873, lho. Wow, pantas saja Cerelac  begitu melegenda, sudah ratusan tahun gitu, lho. Namun waktu itu belum ada pabriknya di Indonesia, masih melalui Singapura.

Sejarah Nestlè

Petualangan dimulai dari sejarah Nestlè yang dimulai dari tahun 1866 saat pabrik susu kental manis pertama di Eropa dibuka di Cham, Swiss oleh Anglo-Swiss Condensed Milk Company. Sementara itu tahun 1867, Henri Nestlè, seorang ahli farmasi Jerman meluncurkan produk Farine Lactee, kombinasi susu sapid an tepung gandung yang diproses secara khusus untuk menyelamatkan nyawa seorang anak tetangganya yang lahir prematur dan tidak bisa menerima air susu ibunya. Itulah cikal bakal Cerelac yang kita kenal sekarang. Tahun 1905, Anglo Swiss Condensed Milk bermerger dengan Nestlè dan membentuk perusahaan Nestlè. Tahun 1938-1940, kopi instan NESCAFÉ diluncurkan dan menjadi sukses dan Produk NESTEA mulai diperkenalkan awal taun 1940-an. Selanjutnya terus diluncurkan berbagai varian produk Nestlè. Sampai saat ini Nestlè global sudah meluncurkan sekitar 70.000 varian produk. Hmmm …luar biasa. Lalu bagaimana sejarah Nestlè di Indonesia?

Nestlè masuk ke Indonesia sudah sejak tahun 1873 namun baru mendirikan pabrik tahun 1971-1973 di Jawa Timur.Tahun 1973, Pabrik Nestlè pertama di Indonesia ini memproduksi susu kental manis TJAP NONA. Tahun 1978, Nestlè memproduksi kopi instan dengan merek NESCAFÉ di pabrik pengolahan kopi di Panjang, Lampung sebagai pabrik kedua Nestlè di Indonesia.Secara keseluruhan, pabrik memiliki 4 pabrik di Indonesia yaitu Pabrik Kejayan di Jawa Timur untuk mengolah produk susu seperti DANCOW dan BEAR BRAND, PAbrik Panjang di Lampung yang mengolah kopi instan NESCAFÉ, Pabrik Cikupa di Banten yang memproduksi FOX’s, POLO, dan CRUNCH, dan Pabrik Karawang yang kami kunjungi memproduksi DANCOW, MILO, dan CERELAC. Pantas saja, saat kami mau naik ke galeri, wangi MILO menyerbu hidung bikin, wangiiii banget. Katanya itu MILO baru matang. Waah, pasti seger banget.

Nestlè Peduli Nutrisi

Sebagai produsen makanan, Nestlè sangat peduli lho dengan kesehatan konsumennya. Oleh karena itu, Nestlè sangat menyarankan konsumen untuk pintar dalam  memilih produk yang tepat untuk dikonsumsi. Konsumen harus teliti dalam mengecek komposisi produk. Jika produk yang dijual itu bubur instan beras merah, cek komposisinya benarkan yang pertama disebut adalah beras merah, teliti sebelum membeli. Nestlè juga sangat peduli angka kecukupan gizi sehingga perhatikanla angka kecukupan gizi untuk buah hati kita. Pastikan porsi makanan dalam satu porsi seimbang sehingga badan pun sehat. Nestlè selalu melakukan riset  mendalam sebelum meluncurkan sebuah produk.  Tentu saja Nestlè menghasilkan produk yang berkualitas. Bahkan, semua produk yang diproduksi di Indonesia sudah berlabel halal jadinya enggak ragu deh mengonsumsinya.

Nestlè Peduli Lingkungan

Setiap perusahaan memiliki program CSR. Nah, kalau Nestlè punya program  Nestlè  Creating Shared Valued sebagai bentuk kepedulian Nestlè terhadap lingkungan masyarakat. Nestlè memiliki 3 fokus dalam programnya yaitu Gizi, Air, dan Pembangunan Pedesaan. Nestlè turut berperan aktif membantu mengatatasi tantangan gizi dengan melakukan inovasi produk, memberikan pengetahuan dan pendidikan kepada masyarakat tentang gizi baik dan seimbang, serta pentingnya gaya hidup sehat. Sebagai perusahaan yang terkemuka di bidang gizi, kesehatan dan keafiatan, Nestlè berkomitmen untuk menyediakan produk-produk yang berkualitas, aman, lezat, serta bergizi, dan membantu para konsumen membuat pilihan gizi yang tepat bagi mereka. Pada saat yang bersamaan, Nestlè mendukung para konsumen untuk bergaya hidup sehat.
Selanjutnya Air, Nestlè sangat menjaga keberlanjutan air sehingga menggunakan air secara efisien di are produksi serta mengolah air limbah yang aman dan bisa dimanfaatkan masyarakat. 

Nestlè juga memberikan pendidikan tentang pentingnya penghematan penggunaan air, serta memberikan akses air bersi kepada beberapa komunitas. Program Pembangunan Pedesaan menitikberatkan pasokan bahan pertanian diproduksi secara bertanggung jawab dan berkelanjutan para petani. Nestlè tidak memiliki peternakan dan perkebunan coklat dan the karena Nestlè memberdayakan petani-petani lokal Nestlè memberikan bantuan teknis dan keuangan kepada para petani pemasok bahan baku untuk membantu meningkatkan produktivitas dan kualitas produk, sehingga mereka dapat meningkatkan penghasilan, memperbaiki kehidupan mereka, serta meningkatkan ekonomi pedesaan.

Proses Produksi yang Higienis

Selanjutnya, kami pun melihat simulasi pembuatan produk Nestlè, di antaranya MILO dan Cerelac. MILO berasal dari Mitologi Yunani Kuno dari seorang atlet bernama Milon. Kekuatan, kegigihannya dalam setiap pertarungan telah menginspirasi Nestlè. Tahun 1934, MILO diluncurkan pertama kali di Australia dan kemudian tersebar ke berbagai belahan dunia.


Bahan baku alami berkualitas
Mbak Amanda menjelaskan betapa pentingnya  menyambut 1000 hari pertama si buah hati dengan memberikan makanan bergizi tinggi. Kenapa Cerelac  sangat bagus menjadi MPASI untuk si buah hati? Karena Cerelac terbuat dari bahan-bahan alami yang berkualitas sangat baik. Nestlè selalu melakukan riset dan pencarian bahan baku terbaik untuk produk-produknya. Setelah dilakukan riset, ditemukan bahwa beras merah yang dihasilkan oleh para petani di Yogyakarta merupakan pasokan bahan yang paling bagus dan berkualitas sehingga digunakan sebagai bahan baku Cerelac beras merah.Terdapat dua varian CERELAC yaitu CERELAC Premium dan ekonomis. Kalau Fakhira doyan dua varian tersebut, yang premium suka dan yang ekonomis pun doyan. Perbedaan kedua varian produk tersebut terletak pada penambahan Prebiotik dan Iron dalam produk premium.

Produk selanjutnya yang dijelajahi adalah Dancow. Kalau ini susu dari zaman Bunda kecil dan sekarang diminum sama si ganteng Fathan. Fathan itu agak pilih-pilih urusan minum susu. Tidak semua susu cocok di perutnya. Kalau enggak cocok biasanya mencret. Setelah beberapa kali ganti susu formula ternyata Fathan cocok dengan Dancow NutriGold. Seperti halnya CERELAC, DANCOW juga memiliki beberapa varian untuk menjangkau berbagai lapisan masyarakat, ada DANCOW FortiGro, DANCOW ExcelNutri+, DANCOW BATITA, dan DANCOW NutriGold. DANCOW punya program keren nih yaitu DANCOW Parenting Center yang merupakan salah satu komitmen Nestlè mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih sehat. Tujuannya menjadi mitra tepercaya orangtua untuk memastikan kesehatan, keafiatan dan tumbuh kembang anak yang optimal sehingga mencapai potensinya yang maksimal. 

DANCOW Parenting Center terus berkomitmen  untuk mendampingi orangtua mengiringi langkah si kecil dan mempersiapkan generasi Indonesia untuk masa depan yang lebih baik. Sejak 2004, DANCOW Parenting Center telah hadir di 34 Provinsi Indonesia dengan berbagai kegiatan parenting yang melibatkan orangtua dan mengedukasi 15.000 Bunda bersama para ahli di bidang tumbu kembang Anak, Psikologi, Nutrisi, Financial Keluarga.
suasana pabrik yang rapi dan bersih


Kami pun puas jalan-jalan di Galeri Nestlè dan kembali ke ruangan. Tepat pukul 12.00 siang,kami dipersilakan untuk menikmati santap siang dan dilanjutkan shalat. Ternyata masjid yang berada di Pabrik Nestlè Karawang ini cukup luas dengan fasilitas alat shalat yang bersih dan wangi. Oh iya, untuk memastikan produk di sini higienis, pihak pabrik megharuskan karyawan melepaskan pakaian seragamnya setiap pulang dan diserahkan ke bagian laundry. Keesokan harinya baju sudah dicuci setrika dan siap dipakai. Begitu juga dengan sepatu yang digunakan di area pabrik. 

Setelah makan siang dan shalat, Mba Amanda kembali menjelaskan tentang pentingnya 1000 hari pertama kehidupan si kecil. Betapa pentingnya memberikan nutrisi yang tepat untuk si buah hati pada 1000 hari pertama kehidupan mereka. Faktanya 1 dari 2 anak usia kurang dari 2 tahun di Indonesia menderita Anemia. Salah satu penyebabnya adalah defisiensi zat besi. Anak usia di bawah 2 tahun mengonsumsi zat besi di bawah Angka Kecukupan Gizi yang dianjurkan. Konsekuensinya 3 dari 5 anak yang defisiensi Zat Besi tidak mampu menyelesaikan pendidikan wajib. Sementara itu ternyata jika dipaksakan dicukupkan dengan MPASI rumaha, jumlahnya besar banget. Bayi dengan lambungnya yang kecil tidak akan mampu menampungnya. Solusinya MPASI Fortifikasi membantu melengkapi zat gizi harian bayi. Waah, berarti selama ini si Bunda enggak salah dong ya kasih CERELAC ke anak-anak, hehehe … 

Acara selanjutnya nih penting banget buat ema-emak pemalas yang enggak bisa masak kayak si Bunda. Apakah itu? Acara demo masak yang diandu oleh Chef Vania. Waah, ternyata CERELAC bisa dicampur lho dengan bahan makanan lain seperti ikan, buah-buahan, dan sayur-sayuran. Ada empat resep yang didemokan oleh Chef Vania yaitu Traffic Light Scramble Egg dengan CERELAC Wortel BAyam LAbu, SERELIA SEAFOOD SAYURAN dengan CERELAC SERELIA SAYUR-SAYURAN, BUBUR AYAM SAYURAN dengan CERELAC TIM AYAM SAYUR, BUBUR MERAH APEL WORTEL dengan CERELAC BERAS MERAH.
Chef Vania Wibisono


Ada tips nih dari Chef Vania bahwa untuk menyajikan makanan sehat untuk anka kita harus memilih bahan yang masih fresh, misalnya udang yang masih fresh dan tidak berbau, sayur-sayuran dan buah-buahan lokal. Oh iya, cara penyimpanan CERELAC pun harus diperhatikan karena CERELAC merupakan bahan makanan yang tidak mengandung pengawet sehingga rentan terhadap masuknya mikroba. Simpan di tempat kedap udara, ya.

Serius nih, ya, si Bunda jadi nambah pinter setelah kunjungan ke Pabrik CERELAC. Petualangan seru para emak menjelajahi  Pabrik Nestlè Karawang menumbuhkan pengetahuan Bunda tentang dunia nutrisi anak demi tumbuh kembang anak yang optimal. Banyak ilmu yang didapat. Pokoknya si Bunda supersenang, deh. Terima kasih buat duo emak gemess yang jadi teman yang sangat fun selama perjalanan, Depi yang sudah mengantar jemput kami para emak. Mmuuaa…mmmuaah deh buat semuanya.