CeritaAnakBunda.com - Cerita Parenting Bunda

Tips Agar Anak Lahap Makan




“Salah satu kebahagiaan seorang ibu adalah memiliki anak-anak yang lahap makan,” ucap salah satu teman si Bunda.

Baca Juga: Premium Bonding Moment Bareng si Kecil Bersama Choco Pie

Alhamdulillah, sejak mulai makan, anak-anak Bunda tidak mengalami picky eater. Namun, ada kalanya juga sih si anak tiba-tiba agak malas makan. Biasanya sih karena sudah dikasih jajanan yang manis-manis, kayak permen, coklat, dan kerupuk sama yang orang lain. Walaupun si Bunda suka melarang anak-anak makan permen, tapi teuteup aja tidak bisa mencegah kalau diberi sama orang lain. Ya sudahlah, pasrah. Kalau sudah begitu, Bunda harus cari cara agar si anak tetap mau makan dan tentunya makanan yang sehat, ya.

1.       Mengenalkan Makanan Tanpa Gula dan Garam Saat MPASI
 Bunda sudah mempersiapkan pengetahuan tentang MPASI. Bunda baca-baca pengalaman ibu-ibu lain yang mengalami masalah  GTM yait Gerakan Tutup Mulut pada anak.  Bunda enggak mau mengalami kejadian seperti itu. Menurut hasil baca-baca, ternyata salah satu penyebab GTM adalah anak sudah mengenal rasa sejak awal MPASI. Oleh karena itu, pada saat mulai MPASI, Bunda tidak memperkenalkan rasa. Bunda mengusahakan memberikan MPASI yang tidak mengandung gula dan garam. Pokoknya semua rasanya plain.  Alhamdulillah, usaha tersebut berhasil, anak-anak tetap doyan makan walaupun makannya masih plain. Setelah berusia setahun lebih, barulah sedikit-sedikit Bunda mengenalkan rasa kepada mereka.

2.       Mengenalkan Sayuran dan Buah-Buahan Sejak Dini
Sejak awal MPASI, Bunda memperkenalkan buah-buahan, sayur-sayuran, dan berbagai umbi-umbian. Tujuannya agar si anak doyan sayuran dan segala jenis makanan. Berbagai buah-buahan coba diberikan dan dilihat bagaimana efeknya pada perut anak. Jika tidak terjadi masalah, pemberian diteruskan. Untuk pemenuhan karbohidrat, Bunda pun memberikan berbagai sumber karbohidrat kepada anak-anak, seperti dari berbagai jenis umbi-umbian, seperti singkong, umbi jalar, talas, kentang, dan jagung. Sayur-sayuran pun secara bergantian diberikan. Bunda mengamati bagaimana anak-anak bereaksi terhadap berbagai jenis makanan yang diberikan. Ada yang langsung suka ada juga yang enggak. Tapi overall, anak-anak tetap memakannya. Oh iya, semua makanan tersebut dikukus ya, dan Bunda tidak melembutkannya. Tujuannya agar anak-anak sekalian belajar mengunyah juga.


3.       Membiarkan Anak Makan Sendirian
Salah satu teknik MPASI yang Bunda lakukan adalah BLW yaitu Baby Lead Weaning. Artinya si bayi dibiarkan makan sendiri tanpa disuapi. Waah, tentunya berantakan sekali. Apalagi saat awal-awal MPASI. Bukannya makan, malah makanan diacak-acak. Si Bunda mesti punya tenaga ekstra deh buat membereskan sisa makanan yang tumpah ruah. Etapi, BLW ini berhasil oleh buat anka-anak Bunda. Anak-anak sudah bisa mengunyah sendiri makanan padat tanpa keselek. Lalu, mereka juga mahir menggunakan alat makan seperti sendok. Hehehe … bonusnya sih mereka tidak bermasalah makan.

Membuat Masakan yang Disukai Anak
Berhubung sekarang anak-anak sudah mulai balita, referensi makanan mereka pun semakin bertambah. Bunda tentunya harus superkreatif kalau mereka merasa bosan. Oleh karena itu, si Bunda harus rajin cari-cari resep makanan sehat untuk anak-anak.  Untungnya di dunia maya banyak banget ibu-ibu baik hati yang membagikan resep makanan sehat untuk anak-anak. Bunda pun tidak kebingungan, tinggal praktek. Alhamdulillah, beberapa resep sederhana yang pernah Bunda coba disukai oleh anak-anak.