CeritaAnakBunda.com - Cerita Parenting Bunda

Kisah LDR dengan Suami dan Anak






Siapa di sini yang pernah mengalami LDR dengan suami? Wah, rasanya gimana gitu ya kalau harus LDR-an sama suami. Bukan apa-apa, jadi berasa ada dua dapur. Kebetulan, dulu si Ayah pernah tugas di Jakarta. Deket sih jarak Jakarta dan Bandung tapi teuteup aja  nggak bisa bolak-balik. Jadi yah, risikonya LDR-an. Si Ayah berangkat Senin pagi dan pulang ke Bandung Sabtu sore. Ternyata tidak cukup LDR-an sama suami, si Bunda juga pernah LDR-an sama anak. Rasanya gimana? Ternyata lebih menyedihkan dan menderita jauhan dari anak daripada jauhan dari si Ayah,ya.

Jadi ceritanya pas usia 14 bulan, Fathan terkena flek di paru-parunya. Sempat dirawat di rs selama 5 hari. Setelah dirawat, Fathan harus menjalani rawat jalan selama 6 bulan yaitu konsumsi obat tanpa putus selama 6 bulan. Selain itu, Fathan harus menghirup udara yang segar dan bersih. Sementara kalau di Bandung, Fathan harus ikut naik motor sama si Bunda. Pastinya akan memperlama proses penyembuhannya. Oleh karenanya, dengan terpaksa si Bunda harus merelakan pisah untuk sementara dengan Fathan. Ya, Fathan diboyong dulu ke Sukabumi bersama Mama.

Jadi setiap pekan, si Bunda pulang ke Sukabumi buat jenguk Fathan. Rasanya capek juga.Si Ayah pun kadang-kadang langsung pulang ke Sukabumi. Jadi, kita bertiga ketemuan di Sukabumi. Gimana rasanya pisah-pisah gitu? Tentu rasanya enggak enak banget. Kadang si Bunda jadi suka mellow dan nangis-nangis, deh. Si Ayah juga tentunya kasian lihat Bunda dan ingin menghibur si Bunda. Si Ayah pun inisiatif ngajakin Bunda jalan-jalan ke Jakarta. Haah, jalan-jalan ke Jakarta, apa ramenya coba! Mana di sana khan panas, duh kayaknya enggak, deh. Tapi berhubung si Bunda nggak tega juga menolak niat baik si Ayah, ya sudahlah akhirnya, kita bertiga pun jalan-jalan ke Jakarta. Ternyata jalan-jalan ke ibu kota tidak semenyeramkan yang dibayangkan. Cukup asyik, kok. Apalagi jika sudah tahu tempat-tempat oke yang bisa didatangi. Salah satunya tempat kuliner, dong, ya. Nah si ayah mengajak Bunda ke tempat makan di blok m. Ternyata seru juga ya keliling ke tempat makan di blok m. Di sana banyak tempat makan yang menyajikan makanan yang khas dan enak-enak tentunya. Jadi ketagihan deh ke tempat makan di blok m. Hahahaha, kecele deh si Bunda.

Sebenarnya hari itu jalan-jalannya nggak heboh amat,kok. Nggak mengunjungi tempat wisata di ibu kota juga, kayak Dufan, TMII, atau Monas. Memang hari itu cuma jalan-jalan sekalian silaturahim ke rumah Tante di Rawa Kuda, dan sekalian icip-icip kulinernya. Kata si Ayah sih biar Bunda ikut merasakan enaknya kuliner di Ibu Kota. Jadi walaupun udara panas dan keringetan teuteup aja semangat jalan-jalan. Apalagi hari itu, Fathan pun tampak ikut menikmati jalan-jalannya. Dia seharian anteng dan tidak rewel. Kayaknya, dia pun seneng diajak jalan-jalan sama Ayah dan Bundanya setelah sekian lama LDR-an.